Low-Code / No-Code: Demokratisasi Pengembangan Aplikasi
Platform low-code/no-code memungkinkan non-developer membuat aplikasi bisnis—form, workflow, dashboard—cepat tanpa menulis banyak kode. Ini mempercepat inovasi internal dan mengurangi backlog TI.
Siapa yang Diuntungkan?
Tim bisnis yang butuh prototype cepat, departemen HR yang ingin otomasi proses, hingga startup yang ingin MVP dengan cepat. Developer tetap penting untuk integrasi kompleks dan skalabilitas.
Risiko dan Best Practices
Risiko termasuk shadow IT dan masalah governance. Praktik terbaik: pola arsitektur, standar security, dan katalog reusable components untuk menjaga kualitas.
Masa Depan Pengembangan Aplikasi
Integrasi AI (code generation), konektor ke API, dan model governance yang matang membuat low-code menjadi bagian dari strategi digital perusahaan.
Kesimpulan
Low-code/no-code memangkas waktu pengembangan dan memberdayakan pengguna bisnis — selama ada pengelolaan dan tata kelola yang tepat.
0 comments:
Posting Komentar